Dollar AS kembali anjlok terhadap euro dan yen untuk hari ke 2 berturut-turut setelah rilis data ekonomi AS yang secara tak terduga mengalami perlambatan dan hal ini memicu aksi jula dollar yang sangat kuat.
data indeks harga konsumen yang dirilis hari jumat mengikis sentimen hawkish terhadap tingkat suku bunga dan stimulus fiskal yang telah menghadirkan optimisme investor dalam beberapa bulan terakhir menyusul membaiknya data-data pertumbuhan ekonomi AS
sentimen konsumen yang melemah dilaporkan university of michigan dan juga data output industri yang mengecewakan semakin menambah tekanan jual dollar, yang sebelumnya sempat memperoleh sedikit dukungan dari komentar presiden Fed <i>Richmond, Jeffrey Lacker</i> yang mengatakan jika tingkat suku bunga mungkin perlu dinaikkan tahun depan seiring meningkatnya resiko inflasi.
"data CPI, produktivitas industri dan survey University of Michigan yang sedikit lebih lemah dari ekspektasi telah menyediakan cukup alasan bagi pasar melakukan profit taking terhdap penguatan dollar AS baru-baru ini, " kata omer esiner, kepala analis pasar dari Commonwealth Foreign Exchange di Washington, " kendati demikian, hal tersebut tidak akan merubah pandangan secara keseluruhan mengingat data-data AS berikutnya diperkirakan masih akan mengisyaratkan terjadinya pemulihan lanjutan."
Minggu, 18 Maret 2012
Dollar AS anjlok pasca CPI
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
cara cepat memulai trading online
- pendaftaran di agea
- upload KTP/ SIM/ Passport dan data alamat (rekening listrik/ telephone/ kartu kredit/ service kendaraan/ air/ gas, dll)
- buka account di LibertyReserve (e currency)
- buka account di TukarDuid (money exchange)
- Download streamster
- login melalui streamster dengan akun marketiva
- memulai trading forex






0 komentar:
Posting Komentar